Puasa Ramadhan Bagian dari Jalan Masuk Surga
ditulis oleh :
Susi Indriana, S.Pd., M.Ikom
(Plt. Ka. Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam)
عَنْ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الأَنْصَارِيِّ رضي الله عنهما: أَنَّ رَجُلًا سَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ: أَرَأَيْتَ إِذَا صَلَّيْتُ الْمَكْتُوبَاتِ، وَصُمْتُ رَمَضَانَ، وَأَحْلَلْتُ الْحَلَالَ، وَحَرَّمْتُ الْحَرَامَ، وَلَمْ أَزِدْ عَلَى ذَلِكَ شَيْئًا، أَأَدْخُلُ الْجَنَّةَ؟ قَالَ: نَعَمْ. رواه مسلم
Dari Abu Abdullah Jabir bin Abdullah Al-Anshari رضي الله عنهما, ia berkata: Ada seseorang bertanya kepada Rasulullah ﷺ:
“Bagaimana pendapatmu jika aku melaksanakan shalat-shalat wajib, berpuasa Ramadhan, menghalalkan yang halal dan mengharamkan yang haram, serta tidak menambah sedikit pun selain itu, apakah aku akan masuk surga?” Beliau ﷺ menjawab: “Ya.” (HR. Muslim)
Pelajaran dari Hadits ini yaitu 1. Seorang muslim diperintahkan untuk bertanya kepada ahlul ilmu tentang perkara agama yang tidak ia ketahui, agar ibadahnya berjalan di atas ilmu. 2. Halal dan haram adalah hak mutlak Allah ﷻ dalam menetapkannya. Tidak ada seorang pun yang berhak membuat hukum selain-Nya. 3. Menunaikan kewajiban-kewajiban syariat, seperti shalat wajib dan puasa Ramadhan, merupakan sebab besar yang mengantarkan seorang hamba menuju surga. 4. Hadits ini menunjukkan kemudahan agama Islam, bahwa jalan menuju surga terbuka bagi siapa saja yang menunaikan kewajiban dan menjauhi yang haram dengan istiqamah. 5. Besarnya perhatian para sahabat رضي الله عنهم terhadap akhirat, serta kerinduan mereka untuk mengetahui jalan tercepat menuju surga.
Ayat Al-Qur’an yang Berkaitan Allah ﷻ berfirman: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ
“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap jiwa memperhatikan apa yang telah ia persiapkan untuk hari esok (akhirat). Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kalian kerjakan.” (QS. Al-Hasyr: 18)
Allah ﷻ juga berfirman: وَسَارِعُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ
“Dan bersegeralah kalian menuju ampunan dari Tuhan kalian dan menuju surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Ali ‘Imran: 133)
Allah ﷻ juga berfirman: إِنَّ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْقَانِتِينَ وَالْقَانِتَاتِ وَالصَّادِقِينَ وَالصَّادِقَاتِ وَالصَّابِرِينَ وَالصَّابِرَاتِ وَالْخَاشِعِينَ وَالْخَاشِعَاتِ وَالْمُتَصَدِّقِينَ وَالْمُتَصَدِّقَاتِ وَالصَّائِمِينَ
وَالصَّائِمَاتِ وَالْحَافِظِينَ فُرُوجَهُمْ وَالْحَافِظَاتِ وَالذَّاكِرِينَ اللَّهَ كَثِيرًا وَالذَّاكِرَاتِ أَعَدَّ اللَّهُ لَهُمْ مَغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا
“Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, mukmin, yang taat, yang benar, yang sabar, yang khusyuk, yang bersedekah, yang berpuasa, yang menjaga kehormatannya, serta yang banyak mengingat Allah, Allah telah menyediakan bagi mereka ampunan dan pahala yang besar.” (QS. Al-Ahzab: 35)
Umar bin Al-Khaththab رضي الله عنه berkata: حَاسِبُوا أَنْفُسَكُمْ قَبْلَ أَنْ تُحَاسَبُوا
“Hisablah diri kalian sebelum kalian dihisab.” (Diriwayatkan oleh Ibn Abi Syaibah dalam Al-Mushannaf)
Sa’id bin Jubair رحمه الله berkata: “Barangsiapa berpuasa Ramadhan dan menambah dengan puasa tiga hari setiap bulan, maka ia termasuk orang-orang yang disebutkan oleh Allah dalam firman-Nya: ‘laki-laki dan perempuan yang berpuasa’.” (Disebutkan dalam Tafsir Ibn Katsir)
Hadits ini bukan berarti seorang muslim cukup dengan amal minimal lalu meninggalkan amal-amal sunnah. Namun hadits ini menunjukkan bahwa siapa yang menjaga kewajiban dengan benar, menjauhi yang haram, dan istiqamah di atasnya, maka ia berada di jalan menuju surga.
Sedangkan amal-amal sunnah adalah penyempurna dan pengangkat derajat seorang hamba di sisi Allah ﷻ. --- اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ، وَأَعِنَّا عَلَى إِقَامِ الصَّلَاةِ وَصِيَامِ رَمَضَانَ وَاجْتِنَابِ الْحَرَامِ، وَثَبِّتْ قُلُوبَنَا عَلَى طَاعَتِكَ حَتَّى نَلْقَاكَ.
"Ya Allah, jadikanlah kami termasuk penghuni surga-Mu, tolonglah kami untuk meneggakan shalat, berpuasa ramadhan, menjauhi yang haran dan tetapkan hati kami diatas ketaatan kepada-Mu hingga bina kami bertemu dengan-Mu"
