Tugas dan Fungsi Senat

Tagline alt images
Tugas dan Fungsi Senat

URAIAN TUGAS SENAT

Universitas 'Aisyiyah Bandung

Rumusan Tugas Pokok:
Menyusun kebijakan yang menjalankan fungsi penetapan dan pertimbangan serta pengawasan pelaksanaan kebijakan akademik.

Wewenang:

  1. Menetapkan pedoman dan kebijakan berkenaan dengan universitas.
  2. Memberikan pertimbangan dan melakukan pengawasan kebijakan serta pelaksanaan kebijakan terhadap berbagai hal berkenaan dengan universitas.
  3. Meminta pejabat universitas atau warga universitas untuk memberikan keterangan tentang sesuatu hal yang perlu ditangani demi kepentingan universitas.
  4. Menyampaikan memorandum untuk mengingatkan Pimpinan Universitas apabila SA menganggap Pimpinan Universitas sungguh melanggar Peraturan Universitas dan meminta BPH Universitas 'Aisyiyah Bandung mengadakan Rapat Istimewa apabila memorandum kedua tidak diindahkan oleh Pimpinan Universitas.
  5. Menyampaikan hasil pembahasannya terhadap Rencana Strategis serta Rencana Kerja dan Anggaran kepada Pimpinan Universitas sebagai masukan.
  6. Menyampaikan hasil penyusunan dan perumusan kebijakan, norma, peraturan, dan ketentuan kepada BPH Universitas 'Aisyiyah Bandung untuk ditetapkan.
  7. Menilai pertanggungjawaban Rektor Universitas atas kebijakan dan kegiatan yang telah ditetapkan.
  8. Menyampaikan memorandum hasil penilaian atas mutu unit-unit pelaksana kepada Pimpinan Universitas untuk ditindaklanjuti.
  9. Membentuk panitia sesuai dengan kebutuhan yang beranggotakan Anggota Senat Akademik.


Tanggung Jawab:

  1. Kebenaran dan ketepatan rumusan kebijaksanaan.
  2. Kebenaran dan ketepatan rumusan sasaran.
  3. Keserasian dan keterpaduan hubungan kerja.
  4. Kebenaran dan kelengkapan bahan kerja.
  5. Kebenaran dan ketepatan hasil kerja.


Rincian Tugas:

 

  1. Penetapan:

    • Kebijakan dasar yang menjadi pedoman bagi pimpinan Universitas dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.
    • Kebijakan akademik dan pengembangan Universitas.
    • Kebijakan pelaksanaan kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik, dan otonomi keilmuan pada Universitas.
    • Norma dan tolak ukur penilaian penyelenggaraan Universitas.
    • Kebijakan penilaian prestasi dan etika akademik, kecakapan serta kepribadian sivitas akademika.
    • Pedoman dan mengatur tata cara pemberian penghargaan kepada dosen, mahasiswa, tenaga administrasi, dan anggota masyarakat.
  2. Pengawasan terhadap:

    • Penerapan norma/ etika akademik dan kode etik sivitas akademika.
    • Penerapan ketentuan akademik.
    • Pelaksanaan penjaminan mutu perguruan tinggi paling sedikit mengacu pada standar nasional pendidikan tinggi.
    • Pelaksanaan kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik, dan otonomi keilmuan.
    • Pelaksanaan tata tertib akademik.
    • Pelaksanaan kebijakan penilaian kinerja dosen.
    • Pelaksanaan proses pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
  3. Pertimbangan terhadap:

    • Pembentukan dan penutupan suatu program studi, lembaga dan unit-unit akademik lainnya.
    • Penyusunan Rencana Strategis serta Rencana Kerja dan Anggaran Universitas.
    • Proses pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat kepada pemimpin Universitas.
    • Pemberian atau pencabutan gelar dan penghargaan akademik.
    • Pemberian rekomendasi penjatuhan sanksi terhadap pelanggaran norma, etika, dan peraturan akademik oleh sivitas akademika kepada pemimpin perguruan tinggi.
    • Bakal calon Rektor Universitas sebelum dilaksanakan pemilihan dan diajukan kepada BPH.
    • Masalah-masalah yang dihadapi oleh Universitas lainnya.