(BANDUNG, UNISA-BANDUNG.AC.ID) – Universitas 'Aisyiyah (Unisa) Bandung sukses menggelar pameran Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) dengan mengusung tema “Kontribusi MKWK dalam Pencegahan dan Penanganan Bullying di Kalangan Pelajar”, kegiatan ini menjadi ajang apresiasi atas hasil karya mahasiswa yang telah memberikan edukasi anti-bullying kepada 12 sekolah, mulai dari SD hingga SMA di Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, pada hari Rabu (20/11/2024) di Kampus 2 Unisa Bandung.
Kepala UPA MKWK, Perla Yualita, M.Pd., menyampaikan bahwa pameran ini bertujuan untuk memotivasi mahasiswa agar dapat belajar MKWK secara kreatif dan inovatif.
"Proyek ini tidak hanya memberikan pengalaman belajar berbasis proyek, tetapi juga melatih mahasiswa untuk menghasilkan karya nyata yang sesuai dengan tuntutan kurikulum OBE. Ini mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU), seperti pengalaman di luar kampus, kelas kolaboratif, dan standar internasional," jelas Perla.
Lebih lanjut, Perla menjelaskan beberapa capaian atau output yang diharapkan dari pameran ini. Pertama, mahasiswa diharapkan lebih termotivasi dalam mempelajari mata kuliah MKWK yang selama ini sering dianggap membosankan karena telah dipelajari sejak sekolah dasar.
Kedua, kegiatan ini melatih mahasiswa untuk mengubah hasil edukasi di lapangan menjadi produk kreatif dan inovatif, seperti poster dan video, yang layak dipamerkan kepada publik. Ketiga, mahasiswa diajak menunjukkan karya mereka sesuai dengan tuntutan IKU, termasuk mendapatkan pengalaman di luar kampus (IKU 2), mengikuti kelas kolaboratif dan partisipatif (IKU 7), serta mencapai standar internasional (IKU 8).
Terakhir, mahasiswa, khususnya yang berada di tingkat awal, dilatih untuk berani melakukan tindakan nyata dalam mempromosikan sekolah bebas bullying.
Kegiatan pameran dimulai dengan pembukaan oleh Wakil Rektor I, dilanjutkan dengan penilaian karya mahasiswa oleh dewan juri, persembahan seni dari UKM Kesenian Unisa Bandung, dan pengumuman pemenang kategori poster serta video terbaik. Selain itu, penghargaan diberikan kepada tiga karya terbaik dalam kategori poster, sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas mahasiswa.
Acara ini dihadiri oleh Wakil Rektor I, para dekan, kaprodi, staf pengajar, dan mahasiswa peserta MKWK berbasis proyek semester ganjil 2024/2025. Partisipasi juga datang dari komunitas akademika secara daring dan luring, yang semakin memeriahkan suasana.
Perla menutup dengan harapan agar pameran ini terus menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam isu sosial.
"Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menciptakan perubahan positif di masyarakat. Salah satunya melalui upaya mempromosikan sekolah bebas bullying,” ungkapnya.
Pameran MKWK ini membuktikan bahwa Unisa Bandung berkomitmen mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga peduli terhadap isu-isu sosial yang relevan di masyarakat. (*)
