(BANDUNG, UNISA-BANDUNG.AC.ID) Program Studi Kebidanan Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Bandung menyelenggarakan Workshop Konselor ASI sebagai upaya penguatan kompetensi dosen dan mahasiswa dalam mendukung keberhasilan pemberian Air Susu Ibu (ASI). Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, 12–14 Januari 2026, bekerja sama dengan BPP Kolegium Kebidanan dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Workshop diikuti oleh dosen kebidanan serta mahasiswa Program Studi S1 Kebidanan reguler tingkat 4 dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Kegiatan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan sekaligus keterampilan praktis dalam memberikan konseling ASI yang komprehensif, sesuai dengan kebutuhan ibu dan bayi.
Ketua pelaksana kegiatan, Nike Arta, S.Keb., Bdn., M.Keb., menjelaskan bahwa workshop ini memiliki peran strategis dalam mendukung upaya peningkatan kualitas pelayanan kebidanan, khususnya dalam promosi dan pendampingan pemberian ASI. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu memberikan edukasi dan konseling yang tepat, berbasis evidence, serta berorientasi pada keberhasilan ASI eksklusif.
“Peningkatan kapasitas konselor ASI menjadi bagian penting dalam upaya mewujudkan generasi yang sehat. Melalui workshop ini, peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga dilatih keterampilan komunikasi dan pendampingan yang dibutuhkan dalam praktik,” ujarnya, Jumat (16/o1/2026)
Workshop Konselor ASI ini menghadirkan narasumber dan fasilitator yang berpengalaman di bidang kebidanan dan kesehatan ibu-anak, yakni Ibu Nurhayati, SST., M.Kes., Bdn., Ibu Giari Rahmilasari, SST., M.Keb., Bdn., Ibu Wening Sukmawati, S.Keb., M.KM., Bdn., serta Ibu Maudy Lila Kartika, S.Tr.Keb., M.Keb. Para narasumber menyampaikan materi yang mencakup konsep dasar laktasi, teknik konseling ASI, hingga praktik pendampingan yang aplikatif.
Selama pelaksanaan, kegiatan berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, dan praktik konseling. Peserta didorong untuk aktif berbagi pengalaman serta mengasah kemampuan komunikasi sebagai bekal dalam menghadapi situasi nyata di lapangan.
Melalui penyelenggaraan workshop ini, Program Studi Kebidanan UNISA Bandung menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan kebidanan serta kontribusi nyata dalam program kesehatan ibu dan anak. Diharapkan, kompetensi yang diperoleh peserta dapat diimplementasikan secara berkelanjutan dalam kegiatan akademik maupun pelayanan kesehatan di masyarakat. (*)
